WP-Cache
WP-Cache adalah plugin Wordpress yang digunakan untuk membuat situs Anda lebih cepat dan responsif. Ia bekerja dengan Wordpress caching halaman dan menyimpan dalam sebuah file statis. WP-Cache memungkinkan untuk melayani ratusan kali lebih halaman per detik, dan untuk mengurangi waktu respon dari beberapa persepuluh detik dalam waktu kurang dari satu milidetik.
WP-Cache terdiri dari dua bagian:
- Dua Phase Wordpress, yaitu yang pertama wp-cache-phase1.php digunakan dalam kompilasi kode, kedua wp-cache-phase2.php. Setelah semua plugin yang telah dilaksanakan. Fase pertama memeriksa apakah URL yang diminta sudah di-cache, jika sudah, maka proses penyimpanan sudah selesai. Tahap kedua menyimpan halaman yang dihasilkan dalam sebuah file statis untuk permintaan lebih lanjut pada caching halaman.
- WP-Cache plugin. Plugin ini mengkonfigurasikan dan mengelola seluruh proses, baik itu mengaktifkan dan menonaktifkan cache pada halaman.
Sekarang saya akan menjabarkan manual instalasinya:
Unduh sulu WP-Cache melalui konsol linux:
- tundra@darkstar:~$ mkdir plugin-WP
- tundra@darkstar:~$ cd plugin-WP/
- tundra@darkstar:~/plugin-WP$ wget http://downloads.wordpress.org/plugin/wp-cache.zip
Ekstrak plugin:
tundra@darkstar:~/plugin-WP$ unzip wp-cache.zip
Archive: wp-cache.zip
wp-cache packaged: Tue, 19 Feb 2008 20:07:47 +0000
inflating: wp-cache/README.txt
inflating: wp-cache/wp-cache-base.php
inflating: wp-cache/wp-cache-config-sample.php
inflating: wp-cache/wp-cache-phase1.php
inflating: wp-cache/wp-cache-phase2.php
inflating: wp-cache/wp-cache.php
tundra@darkstar:~/plugin-WP$Sebelum upload plugin kita harus berpindah ke user root terlebih dahulu:
tundra@darkstar:~/plugin-WP$ su root
Password:
root@darkstar:/home/tundra/plugin-WP# ls
wp-cache wp-cache.zip
root@darkstar:/home/tundra/plugin-WP# mv wp-cache /srv/www/htdocs/blog/wp-content/plugins/Membuat direktori cache didalam direktori wp-cache, dan berikan hak akses chmod 777 cache:
root@darkstar:/# cd /srv/www/htdocs/blog/wp-content/
root@darkstar:/srv/www/htdocs/blog/wp-content# mkdir cache
root@darkstar:/srv/www/htdocs/blog/wp-content# chmod 777 cache/Buatlah file advanced-cache.php kosong, setelah itu kita buat link ke file wp-cache-phase1.php:
root@darkstar:/srv/www/htdocs/blog# ln -s wp-content/plugins/wp-cache/wp-cache-phase1.php wp-content/advanced-cache.phpMasukanlah baris dibawah ini pada file wp-config.php, sisipkanlah diakhir baris:
define('WP_CACHE', true);Sesudah konfigurasi WP-Cache, sekarang adalah proses install plugin WP-Cache:
Klik Pull Down Menu Plugin, lihatlah gambar seperti dibawah ini:
Lalu klik Activate
Plilih Setting > WP-Cache:
Kalau ada info seperti ini, bahwa kita harus memberikan hak akses write kepada direktori wp-content. Sekalian aja hak akses full, seperti perintah di bawah ini:
root@darkstar:/srv/www/htdocs/blog# chmod 777 wp-content/Sekarang buka lagi Setting > WP-Cache
Lalu tekan Enable it. Nah sekarang instalasi WP-Cache pada Blog sudah selesai. Dan sekarang situs Anda lebih terasa cepat dan responsif.
Selamat mencoba














/rating_on.png)
/rating_half.png)
(3.50 out of 5)
















Acid Jazz CD said:
We agree together with your conclusions may thirstily appear onward for your next revisions. Simply saying many thanks won’t simply end up adequate, for that extraordinary readability your own writing. I will immediately grab the feed remain informed of any posts. Great effort and much success with online business efforts! Get
[Balas Komentar]