Kelompok Pengguna Linux Indonesia (KPLI Depok)

Menambah wawasan LINUX dengan Ngoprek bareng

Shine

KPLI Bogor, KPLI Depok dan KPLI Jakarta

Membuat rencana besar untuk Indonesia

Churches

SEAMEO SEAMOLEC

Training of Mobile Java Programming

Civic Involvement

KECERIAAN

Rasa Senang Menghampiri, Ketika Beban Terlepas dari Pikiran

Civic Involvement

KOMUNIKASI

Ketika Kata Mengubah Dunia

Civic Involvement

PENGAJIAN LINUX

Ketika Rumah dijadikan Tempat Ngoprek Linux

Civic Involvement

PEMIMPIN

Bersama Menteri Komunikasi dan Informatika

Civic Involvement

LINUX VAGANZA

Hajatan KPLI Bogor dan SMKN 3 Bogor

Civic Involvement

LINUX VAGANZA Versi 2

Hajatan KPLI Bogor dan Bina Sarana Informatika (BSI) Bogor

Civic Involvement

Senangnya berbagi Ilmu Mengenai Linux

Mengenalkan Linux di Bina Sarana Informatika (BSI) Bogor

Civic Involvement

Linux Goes to School

SMK Prisma Depok dan KPLI Bogor

Civic Involvement

{call}{sep1}{tundra_nux}{sep2}{status}


  • SITEMAP | BISNIS
  • Compouding own potentiality and ability to exploit the opportunity is very much relied on in achieving every successes
  • Artinya: Perpaduan antara potensi yang dimiliki dan kecekatan memanfaatkan peluang sangat diandalkan dalam merebut keberhasilan

Soal Praktek Ujian Nasional SMK Jurusan TKJ Paket 3 (Web Server, FTP Server dan SSH), lagi-lagi problem solvernya Slackware

Jul 3rd, 2010 by Hendra Nuryuliansyah | 5
Sudah dibaca: 188

Penyelesaian Soal Paket 3

Ini adalah penanganan keamanan pada Web Server, FTP Server dan SSH sebagai solusi security pada server dengan menggunakan teknologi Firewall, sehingga pertahanan server akan lebih kuat dari berbagai serangan cracker.

Siswa SMK Sekarang sudah bisa memecahkan masalah ini, malah permasalahan ini timbul menjadi suatu soal Ujian Praktek Nasional yang harus dikerjakan secara perorangan. SMK BISA

Anda bisa mengunduh file soal ini dan Anda bisa terapkan sebagai bahan latihan bagi siswa/i kelas X dan XI sebagai bahan latihan dalam membiasakan menggunakan Sistem Operasi Linux dalam membangun security pada server, bisa jadi Soal Ujian Praktek Kejuruan (UPK) tahun depan akan lebih sulit lagi dari soal tahun ini. Selamat menerapkan tutorial ini dalam meningkatkan pembelajaran murid-murid Anda. Download soal disini.

Penyelesaian Soal Paket 3

Ini adalah penanganan keamanan pada Web Server, FTP Server dan SSH sebagai solusi security pada server dengan menggunakan teknologi Firewall, sehingga pertahanan server akan lebih kuat dari berbagai serangan cracker.

Siswa SMK Sekarang sudah bisa memecahkan masalah ini, malah permasalahan ini timbul menjadi suatu soal Ujian Praktek Nasional yang harus dikerjakan secara perorangan. SMK BISA

Anda bisa mengunduh file soal ini dan Anda bisa terapkan sebagai bahan latihan bagi siswa/i kelas X dan XI sebagai bahan latihan dalam membiasakan menggunakan Sistem Operasi Linux dalam membangun security pada server, bisa jadi Soal Ujian Praktek Kejuruan (UPK) tahun depan akan lebih sulit lagi dari soal tahun ini. Selamat menerapkan tutorial ini dalam meningkatkan pembelajaran murid-murid Anda. Download soal disini.

Memberikan IP Address pada Server:

root@darkstar:/# vi /etc/rc.d/rc.inet1.conf
# Config information for eth0:
IPADDR[0]="192.168.1.20"
NETMASK[0]="255.255.255.0"
USE_DHCP[0]=""
DHCP_HOSTNAME[0]=""

Menjalankan service IP Address:

root@darkstar:/# /etc/rc.d/rc.inet1 restart

Melihat IP Address:

root@darkstar:/# ifconfig
eth0 	Link encap:Ethernet HWaddr 00:1f:c6:22:e8:10
inet addr:192.168.1.20 Bcast:192.168.1.255 Mask:255.255.255.0
inet6 addr: fe80::21f:c6ff:fe22:e810/64 Scope:Link
UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1
RX packets:420 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:251 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:2
collisions:0 txqueuelen:1000
RX bytes:54826 (53.5 KiB) TX bytes:70247 (68.6 KiB)
Memory:dffc0000-e0000000
 
lo 	Link encap:Local Loopback
inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0
inet6 addr: ::1/128 Scope:Host
UP LOOPBACK RUNNING MTU:16436 Metric:1
RX packets:22 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:22 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:0
RX bytes:1140 (1.1 KiB) TX bytes:1140 (1.1 KiB)

Merubah port 80 menjadi port 443:

root@darkstar:/# vi /etc/httpd/httpd.conf

Ubah :

#Listen 12.34.56.78:80

Listen 80

Menjadi :

#Listen 12.34.56.78:80

Listen 443

Memberikan Hak Akses pada services httpd:

root@darkstar:/# chmod 755 /etc/rc.d/rc.httpd

Menjalankan services httpd:

root@darkstar:/# /etc/rc.d/rc.httpd start

Melihat status sevices melalui port yang terbuka:

root@darkstar:~# nmap localhost
Starting Nmap 5.21 ( http://nmap.org ) at 2010-07-03 07:58 WIT
Nmap scan report for localhost (127.0.0.1)
Host is up (0.0000050s latency).
Not shown: 996 closed ports
PORT    STATE SERVICE
22/tcp  open  ssh
37/tcp  open  time
113/tcp open  auth
443/tcp open  https
 
Nmap done: 1 IP address (1 host up) scanned in 0.12 seconds

Menguji port 443 pada sisi server:

root@darkstar:/# links 192.168.1.20:443

Jika konfigurasi berhasil maka ada tampilan “It’s Work !”

Mengganti port 22 kepunyaan dari services SSH menjadi port 21212:

root@darkstar:/# vi /etc/ssh/sshd_config

Ubah : #Port 22

Menjadi : Port 21212

Memberikan Hak Akses pada services ssh:

root@darkstar:/# chmod 755 /etc/rc.d/rc.sshd

Menjalankan services ssh:

root@darkstar:/# /etc/rc.d/rc.sshd stop
root@darkstar:/# /etc/rc.d/rc.sshd start

Coba Anda lakukan remote dari sisi client dengan menggunakan software putty. Seperti gambar dibawah ini:

Membangun services FTP dengan VSFTPD:

root@darkstar:/# vi /etc/inetd.conf
hilangkan tanda # pada ftp stream ...
# Very Secure File Transfer Protocol (FTP) server.
#ftp stream tcp nowait root /usr/sbin/tcpd vsftpd 
 
root@darkstar:/# vi /etc/vsftpd.conf
 
# Allow anonymous FTP? (Beware - allowed by default if you comment this out).
anonymous_enable=YES
#
# Uncomment this to allow local users to log in.
#local_enable=YES
#
# Uncomment this to enable any form of FTP write command.
#write_enable=YES
 
Ubah menjadi seperti dibawah ini tanda # dihapus dan anonymous_enable diganti 'NO'
# Allow anonymous FTP? (Beware - allowed by default if you comment this out).
anonymous_enable=NO
#
# Uncomment this to allow local users to log in.
local_enable=YES
#
# Uncomment this to enable any form of FTP write command.
write_enable=YES

Menjalankan services inetd:

root@darkstar:/# /etc/rc.d/rc.inetd start
Starting Internet super-server daemon: /usr/sbin/inetd

root@darkstar:/# nmap 192.168.1.20

Akan tampak tampilan nmap seperti gambar di bawah ini:

Membuat User untuk:

root@darkstar:/# adduser tundra

Melakukan uji coba ftp pada mesin servernya:

Anda dapat melihatnya pada gambar ini:

Blocking Port

Menutup Seluruh Port pada server:

root@darkstar:/# iptables -P INPUT DROP

Akibat dari tertutupnya port, kita tidak bisa membuka port 21212 dan port 443

Seperti gambar dibawah ini:

Port 21212 tidak bisa diakses lewat putty di Windows

Port 443 tidak bisa diakses lewat Internet Explorer di Windows

Membuka Seluruh Port pada server:

root@darkstar:/# iptables -P INPUT ACCEPT

Akibat dari terbukanya port 21212 dan port 443

Seperti gambar dibawah ini:

Port 21212 sudah bisa diakses lewat putty di Windows:

Port 443 sudah bisa diakses lewat Internet Explorer di Windows

Menutup Port Tertentu misalnya port 443:

root@darkstar:/# iptables -I INPUT -p tcp –dport 443 -j DROP

Membuka Port Terterntu misalnya port 443:

root@darkstar:/# iptables -I INPUT -p tcp –dport 443 -j ACCEPT

Menutup Port Ping/icmp:

root@darkstar:/# iptables -I INPUT -p icmp -j DROP

Coba kita uji coba tes ping dari client dengan command prompt (cmd)

Lihat pada gambar di bawah ini:

root@darkstar:/# iptables -I INPUT -p icmp -j ACCEPT

Ketika dijalankan perintah diatas, ping dari  client akan replay.

Ketika dilakukan DROP pada paket ICMP, makan akan terputus Request Timed Out

Lihatlah gambar di atas, Ketika belum di lakukan penutupan port proses paket icmp masih dapat berkomunikasi pada server, dan setelah ditutup paket icmp tidak dapat melakukan komunikasi dengan server.

Blocking icmp 1 client:

root@darkstar:/# iptables -t filter -A INPUT -s 192.168.1.30 -p icmp -m icmp –icmp-type 8 -j DROP

Melakukan penutupan port untuk client tertentu saja, sehingga salah satu client tidak bisa mengirimkan paket icmp ke server.

Misalnya Client 1 dengan IP: 192.168.1.30 tidak bisa melalakukan ping kepada server:

dan Client 2 bisa melakukan tes koneksi menggunakan ping ke server:

Perintah menyimpan iptables:

root@darkstar:/# iptables-save

Perintah untuk menghapus iptables:

root@darkstar:/# iptables -F

Silahkan dicoba tutorial ini, jika ada masalah dengan tutorial ini silahkan ditanyakan via email hendra@slackware-id.org

Semoga tutorial ini bermanfaat bagi semua.. Salam Slackers

Share and Enjoy:
  • Print
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • PDF
  • RSS
  • Twitter
  • email
  • Blogosphere News
  • Add to favorites
  • MySpace
  • blogmarks
  • Digg
  • MSN Reporter
  • Yahoo! Bookmarks

Leave a Reply

:dead: :pray: :clinguk2: :tob: :hoho: :jedug: :lempar: :mikir: :nyembah: :plis: :puyeng: :sikut: :sliweran: :diem: :evillaugh: :gemes: :hore: :lirik: :beer: :ngacir: :matabelo: :mataduitan: :mlorok: :nangis: :ngakak: :ngelamun: :ngikik: :foto: :orasi: :cuek: :pusing: :miao: :speker: :telp: :hmm: :jutek: :hey: :siul: :lewe: :say: more »

CommentLuv Enabled

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

Spam protection by WP Captcha-Free

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes
Powered by Olark