Kelompok Pengguna Linux Indonesia (KPLI Depok)

Menambah wawasan LINUX dengan Ngoprek bareng

Shine

KPLI Bogor, KPLI Depok dan KPLI Jakarta

Membuat rencana besar untuk Indonesia

Churches

SEAMEO SEAMOLEC

Training of Mobile Java Programming

Civic Involvement

KECERIAAN

Rasa Senang Menghampiri, Ketika Beban Terlepas dari Pikiran

Civic Involvement

KOMUNIKASI

Ketika Kata Mengubah Dunia

Civic Involvement

PENGAJIAN LINUX

Ketika Rumah dijadikan Tempat Ngoprek Linux

Civic Involvement

PEMIMPIN

Bersama Menteri Komunikasi dan Informatika

Civic Involvement

LINUX VAGANZA

Hajatan KPLI Bogor dan SMKN 3 Bogor

Civic Involvement

LINUX VAGANZA Versi 2

Hajatan KPLI Bogor dan Bina Sarana Informatika (BSI) Bogor

Civic Involvement

Senangnya berbagi Ilmu Mengenai Linux

Mengenalkan Linux di Bina Sarana Informatika (BSI) Bogor

Civic Involvement

Linux Goes to School

SMK Prisma Depok dan KPLI Bogor

Civic Involvement

{call}{sep1}{tundra_nux}{sep2}{status}


  • SITEMAP | BISNIS
  • Compouding own potentiality and ability to exploit the opportunity is very much relied on in achieving every successes
  • Artinya: Perpaduan antara potensi yang dimiliki dan kecekatan memanfaatkan peluang sangat diandalkan dalam merebut keberhasilan

Squid Proxy

Nov 17th, 2008 by Hendra Nuryuliansyah | 14
Sudah dibaca: 488

Bagi administrator jaringan pasti pernah berfikir bagaimana caranya agar loding situs yang dibuka oleh user terasa lebih cepat, bagaimana memblok situs-situs yang sering membawa spyware, situs porno dan juga membatasi ukuran download file oleh user bahkan kalau perlu me-redirect situs porno ke situs lain yang lebih bermanfaat dan sebagainya.

Server Proxy adalah server yang berguna sebagai perantara antara client dengan server gateway sebelum berhubungan dengan internet. Server Proxy berfungsi untuk membuat salinan data yang dibaca dari internet ke jaringan lokal sehingga jika dilain waktu data yang sama diakses, maka data tersebut akan diambil dari jaringan lokal sehingga akan menghemat bandwidth ke internet. Sehingga dengan adanya proxy server ini, maka url atau situs yang sering diakses (di-browsing) akan terasa semakin cepat terakses oleh user, karena telah disimpan di dalam cache proxy.


Melalui server proxy ini, seolah-olah client merasa berinteraksi secara langsung dengan server internet yang dituju. Kenyataannya, sebelum data atau permintaannya disampaikan ke tujuan, data tersebut diarahkan terlebih dahulu ke server proxy kemudian server proxy akan meneruskan ke server yang dituju.

Salah satu software terbaik yang ada di GNU/Linux adalah squid. Squid adalah software proxy server open source dengan banyak fitur. Perlu diketahui bahwa squid hanya akan menyimpan data web saja (web-cache only). Dengan demikian data yang akan disimpan hanyalah daya menggunakan protokol HTTP saja. Data-data yang termasuk dalam multimedia, FTP atau menggunakan protokol lain tidak dapat disimpan dalam web-cache.

Pada mesin Slackware 12.2, squid tidak terinstall secara langsung. Jadi Anda harus menginstallnya terlebih dahulu. Source paket squid dengan ekstensi .tgz dapat Anda unduh di www.linuxpackage.net.

Jika paket squid sudah terinstall, file konfigurasi utama squid berada di /etc/squid dan file konfigurasinya bernama squid.conf. Squid menggunakan port tertentu untuk menerima request dari client, defaultnya adalah 3128. Untuk dapat menggunakan proxy, client dapat merubah preferensi atau option pada web browser dengan mengarahkan ip proxy dan portnya.


Konfigurasi :

Konfigurasi terlebih dahulu IP pada PC yang akan kita jadikan Router. Pada Slackware di edit pada bagian rc.inet1.conf

root@server-smkn3tkj:/# vi /etc/rc.d/rc.inet1.conf

Editlah seperti dibawah ini:

# Config information for eth0:

IPADDR[0]=”192.168.1.21″

NETMASK[0]=”255.255.255.0

USE_DHCP[0]=”"

DHCP_HOSTNAME[0]=”"

# Config information for eth1:

IPADDR[1]=”172.16.0.1″

NETMASK[1]=”255.255.0.0

USE_DHCP[1]=”"

DHCP_HOSTNAME[1]=”"

# Config information for eth2:

IPADDR[2]=”"

NETMASK[2]=”"

USE_DHCP[2]=”"

DHCP_HOSTNAME[2]=”"

# Config information for eth3:

IPADDR[3]=”"

NETMASK[3]=”"

USE_DHCP[3]=”"

DHCP_HOSTNAME[3]=”"

# Default gateway IP address:

GATEWAY=”192.168.1.1″

Simpan dengan perintah ( :wq)

Penjelasan: Disini saya mengunakan eth0 dan eth1, eth1 terhubung dengan LAN BENGKEL dan eth0 terhubung dengan Internet, setelah diedit dan disimpan, lihat lah hasil konfigurasi dengan perintah ifconfig, jika tertera seperti dibawah ini, berarti hasil konfigurasi telah berhasil, jika berhasil ping ke 192.168.1.1 atau coba ping ke 202.134.0.155 ini adalah DNS kepunyaan speedy:

root@server-smkn3tkj:/# ifconfig

eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:16:ec:55:08:99

inet addr:192.168.1.21 Bcast:192.168.1.255 Mask:255.255.255.0

inet6 addr: fe80::216:ecff:fe55:899/64 Scope:Link

UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1

RX packets:1207 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0

TX packets:1157 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0

collisions:0 txqueuelen:1000

RX bytes:92902 (90.7 KiB) TX bytes:214223 (209.2 KiB)

Interrupt:18 Base address:0xa800

eth1 Link encap:Ethernet HWaddr c0:10:18:c0:28:af

inet addr:172.16.0.1 Bcast:172.16.255.255 Mask:255.255.0.0

inet6 addr: fe80::c210:18ff:fec0:28af/64 Scope:Link

UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1

RX packets:3353 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0

TX packets:3304 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0

collisions:0 txqueuelen:1000

RX bytes:784782 (766.3 KiB) TX bytes:321144 (313.6 KiB)

Interrupt:19

lo Link encap:Local Loopback

inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0

inet6 addr: ::1/128 Scope:Host

UP LOOPBACK RUNNING MTU:16436 Metric:1

RX packets:35 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0

TX packets:35 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0

collisions:0 txqueuelen:0

RX bytes:3318 (3.2 KiB) TX bytes:3318 (3.2 KiB)


Langkah konfigurasi kedua adalah setup komputer bakal proxy server sebagai gateway, yaitu dengan perintah berikut:

# cd /

# echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

Tuliskan konfigurasi IP Masquerade dan Rule iptables pada rc.local

# cd /

# vi /etc/rc.d/rc.local

iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -s 172.16.0.0/16 -j SNAT –to-source 192.168.1.21

iptables -t nat -A PREROUTING -p tcp –dport 80 -j REDIRECT –to-port 3128

Tulisakan kembali pada root untuk memastikan:

root@server-smkn3tkj:/# iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -s 172.16.0.0/16 -j SNAT –to-source 192.168.1.21

root@server-smkn3tkj:/# iptables -t nat -A PREROUTING -p tcp –dport 80 -j REDIRECT –to-port 3128

root@server-smkn3tkj:/# iptables-save


Penjelasan:

Rule firewall tersebut akan menyebabkan setiap koneksi dari LAN dengan port tujuan 80 akan diarahkan ke local process pada komputer gateway, yaitu ke process squid (port 3128).

Instalasi Squid di Slackware

Unduhlah program squid di alamat: www.linuxpackage.net

setelah itu install squid denga perintah:

root@server-smkn3tkj:/# installpkg squid-3.0.STABLE14-i486-1_SBo.tgz

Pastikan direktori squid sudah ada pada:

root@server-smkn3tkj:/# /etc/squid

root@server-smkn3tkj:/# ls

cachemgr.conf mime.conf squid.conf

cachemgr.conf.default mime.conf.default squid.conf.default

#vi squid.conf

http_port: parameter ini menunjukkan nomor port service squid. Nilai defaultnya adalah 3128. Untuk menerapkan transparent proxy maka nilai parameter ini harus diset sebagai berikut:

http_port 3128 transparent

acl: digunakan untuk akses kontrol list atau untuk filtering format

Tuliskan Perintah berikut ini:

# TAG: acl

acl lan_bengkel src 172.16.0.0/16

acl waktu_boleh time MTWHFA 07:00-21:00

acl domain_terlarang dstdomain “/etc/squid/daftar-domain_terlarang.txt”

acl url_terlarang url_regex -i “/etc/squid/daftar-url_terlarang.txt”

acl file_terlarang url_regex -i “/etc/squid/daftar-file_terlarang.txt”

acl ip_terlarang dst “/etc/squid/daftar-ip_terlarang.txt”

Penjelasan:

Pada konfigurasi acl waktu_boleh-internetan time MTWHFA 07:00-21:00, pola MTWHFA merupakan singkatan dari M=Monday, T=Tuesday, W=Wednesday, H=Thursday, F=Friday, A=Saturday. Sedangkan untuk opsi “-i” pada acl “url_regex” menyatakan opsi “case sensitive”. Dalam konfigurasi acl domain_terlarang, url_terlarang, file_terlarang dan ip_terlarang yang semua ini diletakan pada direktori /etc/squid. Contoh seperti dibawah ini:

root@server-smkn3tkj:/# cd /

root@server-smkn3tkj:/# vi /etc/squid/ daftar-domain_terlarang.txt

playboy.com

jangan lupa untuk di save ( :wq )


root@server-smkn3tkj:/# vi /etc/squid/ daftar-url_terlarang.txt

bugil

jangan lupa untuk di save ( :wq )

root@server-smkn3tkj:/# vi /etc/squid/daftar-file_terlarang.txt

\.pdf$

jangan lupa untuk di save ( :wq )


root@server-smkn3tkj:/# vi /etc/squid/daftar-ip_terlarang.txt

216.163.137.3

69.16.137.252

82.98.86.176

http_access: parameter menunjukkan rule yang akan diterapkan pada access control list.

http_access deny !waktu_boleh

http_access deny domain_terlarang

http_access deny url_terlarang

http_access deny ip_terlarang

http_access deny file_terlarang

http_access allow lan_bengkel

# display message

cache_mgr hendra@smk3bgr.net

cache_effective_user squid

cache_effective_group squid

visible_hostname TKJ_SMKN_3_Bogor

Untuk melakukan uji coba pada squid lakukanlah perintah

root@server-smkn3tkj:/# squid -k reconfigure

Buatlah user squid dan group squid

root@server-smkn3tkj:/# useradd squid

root@server-smkn3tkj:/# groupadd squid

Langkah konfigurasi ketiga adalah memberikan hak akses eksekusi pada sercvice squid

root@server-smkn3tkj:/# chmod +x /etc/rc.d/rc.squid

Jalankan service squid

root@server-smkn3tkj:/# squid -D

atau

root@server-smkn3tkj:/# /etc/rc.d/rc.squid start


Langkah konfigurasi keempat adalah Seting IP Client:

Seting PC Client 1

IP: 172.16.0.2

Netmask: 255.255.0.0

gateway 172.16.0.1

DNS 202.134.0.155, 202.134.2.5


Seting PC Client 2

IP: 172.16.0.3

Netmask: 255.255.0.0

gateway 172.16.0.1

DNS 202.134.0.155, 202.134.2.5


Seting PC Client 3

IP: 172.16.0.4

Netmask: 255.255.0.0

gateway 172.16.0.1

DNS 202.134.0.155, 202.134.2.5


Uji coba pada client

Mengakses Web dengan alamat IP

Mengakses Web dengan alamat IP

//playboy.com

Mengakses url http://playboy.com

Tidak bisa melihat file berbentuk PDF atau mendownloadnya

Tidak bisa melihat file berbentuk PDF atau mendownloadnya

Kalau salah..tolong di koreksi.. :)

Dari berbagai sumber

Share and Enjoy:
  • Print
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • PDF
  • RSS
  • Twitter
  • email
  • Blogosphere News
  • Add to favorites
  • MySpace
  • blogmarks
  • Digg
  • MSN Reporter
  • Yahoo! Bookmarks

14 Comments on “Squid Proxy”


  1. th3nux3r said:

    wah2.. keren neeh tutorialnya. Nanti dipresentasikan di Gathering KPLI Depok ya. Thx

    th3nux3r did not rate this post.

    [Balas Komentar]


  2. Hendra Nuryuliansyah said:

    Siap Bos..Tentukan aja tanggal mainnya..OK

    Hendra Nuryuliansyah did not rate this post.

    [Balas Komentar]


  3. dedyeuy said:

    Wow keren, akhirnya datang juga :) ), keren bos, teruskan perjuangan mu

    dedyeuy did not rate this post.

    [Balas Komentar]


  4. Teri said:

    Mantep..Ringkas..Jelas,saya yg newbie bisa mengerti jadinya!
    Btw,sewaktu2 boleh nanya2 via e-mail,
    nah,kesempatan ini saya mau nanya bgmn kønfigurasi LDAP+Squid Server di Slackware 12.1,katanya LDAP Bisa buat autentifikasi pengguna server squid
    balas via e-mail, terima kasih bnyk!

    Teri did not rate this post.

    [Balas Komentar]


  5. jupriadi said:

    Mantab mas….tulisannya…
    salam kenal aja
    newbie slackers from makassar

    jupriadi did not rate this post.

    [Balas Komentar]


  6. Edi Sujono said:

    Saya sudah install squid di ubuntu server, web browsing sudah bisa, YM sudah jalan. Tapi terima/kirim email pakai POP3 dan SMPT kok nggak bisa ya? Mohon pencerahan agar Squid saya bisa meloloskan SMTP & POP3nya.

    Terima kasih sebelumnya.
    ES

    Edi Sujono did not rate this post.

    [Balas Komentar]


  7. b.not said:

    wah,,,nice tutor,,,bro,,, mo nanya kalo dibuat load balancing dengan 2 speedy office gimana ya bro,,,, please tolongin dunk,,,
    thx.

    b.not did not rate this post.

    [Balas Komentar]


  8. b.not said:

    email ya bro,,, andi.rputra@gmail.com

    b.not did not rate this post.

    [Balas Komentar]


  9. Hendra Nuryuliansyah said:

    Boleh minta skema topologinya ga?? Dulu pernah dibahas di Majalah Info Linux menggunakan Distro CentOS…Boleh nanti kita share aja.. Sebelumnya oprek aja dulu.. klo ada permasalahan yg timbul…saya akan bantu oprek…sehingga bisa diambil akar pemasalahannya dan dibuat tutorial hasil oprekannya bgm??

    Hendra Nuryuliansyah did not rate this post.

    [Balas Komentar]


  10. Syamsul Rizal said:

    kalo untuk dialup modem dgn slackware gimana
    tolong dibantu dong ?
    dimana modem sbagai bridge dan slackware sbg pppoe
    salam

    Syamsul Rizal did not rate this post.

    [Balas Komentar]

    tundra Menanggapi:

    @Syamsul Rizal, :siul: Sebelumnya sih saya blm pernah coba, tapi boleh juga nih dicoba kasusnya :say:

    tundra did not rate this post.

    [Balas Komentar]


  11. dimas said:

    hmhmhm,, mohon pencerahan bwt smuany,,
    gmn kLo menggunakan Centos dengan konfigurasi d atas,, tolong kk2 yg baik hati:hore:

    dimas did not rate this post.

    [Balas Komentar]

    tundra Menanggapi:

    @dimas, :hoho: Di semua distro sama aja, paling cara install squidnya yg berbeda dan seting ipnya aja..dan letak squid.conf nya..silahkan bereksperimen dengan tutorial diatas..saya rasa Anda akan cepat bisa.. :hore:

    tundra did not rate this post.

    [Balas Komentar]


  12. elakbary said:

    Asalamu’alaikum wr.wb.

    Sy mau tanya ketika sy jalanin perintah
    #/etc/rc.d/rc.squid start
    muncul pesan dibawah ni.

    root@unitex:/etc/squid# /etc/rc.d/rc.squid start
    Starting /usr/sbin/squid: init_cache_dir /var/lib/squid/cache… mkdir: cannot create directory `/var/lib/squid/cache’: No such file or directory
    chown: cannot access `/var/lib/squid/cache’: No such file or directory
    /etc/rc.d/rc.squid: line 46: 3408 Aborted $SQUID -z -F 2>/dev/null
    FATAL: ERROR: Unknown policy heap

    Squid Cache (Version 2.6.STABLE14): Terminated abnormally.
    CPU Usage: 0.004 seconds = 0.000 user + 0.004 sys
    Maximum Resident Size: 0 KB
    Page faults with physical i/o: 0
    /usr/sbin/squid
    /etc/rc.d/rc.squid: line 87: 3409 Aborted $SQUID $SQUID_OPTS

    mohon bantuannya….

    trimshttp://tundra.web.id/wp-content/plugins/Luxboy-Smiley2/pusing.gif
    wasalam

    elakbary did not rate this post.

    [Balas Komentar]

Leave a Reply

:dead: :pray: :clinguk2: :tob: :hoho: :jedug: :lempar: :mikir: :nyembah: :plis: :puyeng: :sikut: :sliweran: :diem: :evillaugh: :gemes: :hore: :lirik: :beer: :ngacir: :matabelo: :mataduitan: :mlorok: :nangis: :ngakak: :ngelamun: :ngikik: :foto: :orasi: :cuek: :pusing: :miao: :speker: :telp: :hmm: :jutek: :hey: :siul: :lewe: :say: more »

CommentLuv Enabled

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

Spam protection by WP Captcha-Free

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes
Powered by Olark